.

Warga Aceh Barat Diberi Wewenang Untuk Kawal Sektor Tambang




Justice Aceh - Aceh Barat (Meulaboh), Warga di Kabupaten Aceh Barat diberikan wewenang untuk mengawal proses pertambangan di wilayah mereka. Hal ini merupakan komitmen antara Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat dan PT Mifa Bersaudara selaku perusahaan yang sedang mengolah sektor tambang di sana.

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli mengatakan, sebagai wakil rakyat sejak dulu sudah terbuka untuk warga dalam mengontrol pengelolaan setiap aset di Aceh Barat, termasuk sektor tambang. Kepedulian Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh dalam mengawal sektor tambang di Aceh Barat akan menambah motovasi pihaknya untuk lebih terbuka.

“Kami sangat mendukung langkah GeRAK dan memberi apresiasi atas kepedulian dalam mengontrol sektor tambah di wilayah Aceh Barat,” kata Ramli dalam pertemuan GeRAK Aceh dan dan GeRAK Aceh Barat, DPRK dan PT Mifa Bersaudara di Meulaboh, Selasa (10/2/2015).

Menurut Ramli, saat ini sudah ada beberapa perusahaan tambang yang mulai beroperasi di Aceh Barat. Apabila tidak kawal dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah di Aceh Barat, bisa membawa mudarat untuk daerah ini.

“Untuk itu kami siap buka-bukaan terkait pertambangan, kalau memang GeRAK Aceh ingin fokus menjaga tambang di Aceh Barat, kami sebagai legislatif siap membantu teman-teman GeRAK untuk mendorong tata kelola pertambangan yang lebih baik di Kabupaten Aceh Barat,” tutur Ramli pada pertemuan yang dihadiri para ketua komisi dan seluruh pimpinan DPRK Aceh Barat tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong agar pekerja lokal yang ada di Aceh Barat untuk bisa bekerja di perusahaan-perusahaan tambang. Kepada perusahaan diharapkan untuk menfokuskan pekerja lokal untuk bekerja di perusahaannya.

“Kami inginkan agar tenaga lokal yang bekerja di situ bukan dijadikan sebagai Cleaning Service (CS) saja, tetapi ditempatkan pada posisi-posisi startegis di dalam perusahaan, untuk itu perlu dipikirkan upaya pendidikan dan pelatihan kepada tenaga lokal agar mereka siap bekerja di sektor pertambangang ini,” harapnya.

Manajer CSR dan Corcom PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza mengatakan, pihaknya untuk terbuka dalam mengelola sektor tambang di Aceh Barat. Perusahaannya, katanya, akan memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Sudah lama kami mendorong soal keterbukaan informasi ini, karena kalau kami tertutup pasti akan menjadi tanda tanya bagi masyarakat. Kami sangat komit terkait keterbukaan sesuai anjuran undang-undang,” kata Azizon Nurza.

“PT MIFA merupakan perusahaan yang sangat serius berinvestasi. Mifa Bersaudara sudah menanam Investasi mencapai 2 triliun. Jadi perusahaan sangat terbuka. Siapapun tamu yang datang pasti akan kami terima,” jelas Azizon.

Terkait data, tambah Azizon, selama data tersebut dibolehkan publikasikan dalam undang-undang, perusahaan pasti akan memberikan sekaligus mempublikasinya selama data tersebut penting untuk diketahui oleh masyarakat.

Sementara itu, Koordinator GeRAK Aceh, Askahalani mengatakan tujuan akhir dari pertemuan itu, untuk mendapatkan komitmen bersama antara Pemerintah Aceh Barat dan perusahaan pertambangan terkait keterbukaan khususnya di bagian anggaran.

“Jadi nanti kami inginkan pemerintah dan perusahaan akan mempublikasi seluruh anggaran yang didapatkan khususnya sektor pertambangan, nanti akan ada satu media atau baliho untuk mempublikasi seluruh anggaran sektor pertambangan,” jelasnya.

Seperti dikutip dari Habadaily.com, Rabu (11/2/2015). Untuk merealisasikan hal tersebut, kata Askhalani, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Aceh Barat yaitu, Bupati selaku pengambil kebijakan di wilayah itu.

“Jadi seluruh masyarakat Aceh Barat akan terlibat dalam mengawal ini, kami juga berharap kepada semua pihak untuk ikut terlibat dalam mengawal sektor pertambangan. Kami ingin tambang bisa menguntungkan bagi daerah, perusahaan dan masyarakat, maka perlu kerja sama untuk mengawal ini semua,” harap Askhalani.


Tags :   #Tambang       #GeRAK  
Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Nanggroe 2113034697204617053

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item