.

Jembatan Dikawasan Aceh Selatan Ambruk Diterjang Banjir


Justice Aceh - Aceh Selatan, Satu unit jembatan di Desa Hulu, Kecamatan Tapaktuan ambruk akibat diterjang banjir menyusul hujan deras yang mengguyur Kota Tapaktuan, Ibukota Kabupaten Aceh Selatan, sepanjang Senin (9/2/2015), sehingga mengakibatkan hubungan darat antar desa terputus.

Hujan deras mengguyur Tapaktuan sejak pagi Senin membuat Kuala Sarulah yang berhulu di pemandian wisata Lubuk Simerah meluap. Beberapa desa yang berada di daerah aliran sungai (DAS) tergenang banjir luapan, meski tidak terlalu signifikan. Hanya saja warga Desa Hulu sedikit panik karena dikejutkan oleh ambruknya kepala jembatan di sisi yang terletak di Desa Hulu tersebut.

Sungai Serulah yang membelah Kota Tapaktuan berhulu di Panton Luas (7 km) dari pusat kota. Di sepanjang DAS, sejak Lubuk Simerah hingga ke muara sungai di Desa Pasar terdapat beberapa desa meliputi Jambo Apha, Kampung Hulu, Kampung Tepi Air dan Kampung Pasar. 

Seperti dilansirkan Antaraaceh.com, Jumat (13/2/2015). Di masing-masing desa terdapat jembatan penyeberangan yang sangat bermanfaat untuk prasarana hubungan menuju kawasan perladangan penduduk maupun hubungan antarkomunitas.

Di Kampung Tepi Air, sebuah jembatan yang ada selama ini sangat bermanfaat bagi kelancaran jalannya proses belajar mengajar di sebuah sekolah yang terdapat di kaki bukit, yaitu SDN 8. Di samping juga untuk sarana hubungan bagi penduduk yang memiliki kebun di seberang sungai.

Beruntung jembatan itu tidak rubuh pada banjir Senin. Begitu juga di Kampung Jambo Apha, terdapat sebuah jembatan gantung dan sebuah jembatan permanen di lokasi Tabek, namun selamat dari ancaman banjir.

Sementara jembatan Desa Hulu yang ambruk itu selama ini sangat vital sebagai prasarana perhubungan ke kawasan Subalik, yang merupakan perladangan Penduduk. Setelah ruas jalan ke Subaliak di tembus tahun lalu, jembatan itu berhubugan langsung dengan ruas jalan baru itu. 

Selain ladang, di seberang kampung itu terdapat juga sejumlah kecil rumah. Namun sejak itu, hubungan ke sana terputus total yang menyulitkan masyarakat melakukan aktivitas.

Menurut pengamatan, luapan air tidak hanya merubuhkan kepala jembatan tapi juga ikut merusak talud beton pengaman tebing yang sebagian berposisi tepat di dinding bangunan dapur rumah penduduk. Kondisi ini menyebabkan sejumlah rumah terancam rubuh.


Tags :  #Banjir       #Aceh Selatan  
Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Nanggroe 8557993264042198277

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item