Pesan Din Syamsudin untuk Jokowi dan Prabowo
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/05/din-syamsudin-foto-news.html
Din Syamsudin @ Foto News.detik.com
Justice Politic - Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, dalam sidang Tanwir Muhammadiyah yang kini memasuki hari kedua, dengan agenda pemaparan program kerja dari dua capres dan cawapres.
Usai pemaparan program tersebut, Din berpesan yang sama untuk keduanya capres - cawapres yang akan bersaing di pilpres 2014 itu.
"Jika menjadi takdir Allah dan jadi Presiden, Muhammadiyah sesuai dengan Tanwir 2012 mengharapkan pemimpin nasional yang merupakan solidarity maker. Bukan hanya pemimpin bagi partainya saja," kata Din di Hotel Mesra Samarinda, Jl Pahlawan No 1, Kalimantan Timur, Seperti yang dikutip dari News.detik.com, Sabtu (24/5/2014).
Kemudian pesan yang kedua disampaikan Din adalah, siapapun yang menjadi pemimpin harapannya dapat menjadi pemecah masalah, bukannya lari dari masalah. Selanjutnya yang ketiga adalah harus berani untuk tidak populer.
"Ketiga menjadi risk taker. Mau mengambil risiko untuk tak takut tidak populer. Kemudian yang paling penting adalah yang bermoral. Kalau korupsi melilit, maka sukar kita harapkan perwujudan konkret," tutur Din melengkapi pesan.
Selain penyampaian pesan kepada Jokowi dan Prabowo, Ketua MUI ini pun berpesan ke masing-masing tim sukses. Dia berharap tidak ada saling menjelekkan antara keduanya.
"Saya pesankan ke timses bapak, untuk bisa mengamalkan prinsip bersaing secara sehat. Kami dorong untuk ada perdebatan konsep, bukan hanya kampanye," imbuh Din.
"Jika menjadi takdir Allah dan jadi Presiden, Muhammadiyah sesuai dengan Tanwir 2012 mengharapkan pemimpin nasional yang merupakan solidarity maker. Bukan hanya pemimpin bagi partainya saja," kata Din di Hotel Mesra Samarinda, Jl Pahlawan No 1, Kalimantan Timur, Seperti yang dikutip dari News.detik.com, Sabtu (24/5/2014).
Kemudian pesan yang kedua disampaikan Din adalah, siapapun yang menjadi pemimpin harapannya dapat menjadi pemecah masalah, bukannya lari dari masalah. Selanjutnya yang ketiga adalah harus berani untuk tidak populer.
"Ketiga menjadi risk taker. Mau mengambil risiko untuk tak takut tidak populer. Kemudian yang paling penting adalah yang bermoral. Kalau korupsi melilit, maka sukar kita harapkan perwujudan konkret," tutur Din melengkapi pesan.
Selain penyampaian pesan kepada Jokowi dan Prabowo, Ketua MUI ini pun berpesan ke masing-masing tim sukses. Dia berharap tidak ada saling menjelekkan antara keduanya.
"Saya pesankan ke timses bapak, untuk bisa mengamalkan prinsip bersaing secara sehat. Kami dorong untuk ada perdebatan konsep, bukan hanya kampanye," imbuh Din.
Editor : Puji


