Korban Pencabulan Bertambah
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/04/korban-pencabulan-bertambah.html
Gambar Ilustrasi
Justice Aceh - Banda Aceh - Pencabulan yang diduga dilakukan seorang oknum polisi terhadap dua murid sekolah dasar (SD) di salah satu gampong di Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, beberapa waktu lalu, ternyata bukan hanya dialami Bunga (6) dan Mawar (9) bukan nama sebenarnya. Diduga ada tiga bocah lainnya dari desa yang sama ikut menjadi korban.
Berita dari aceh.tribunnews.com, Selasa (22/4/2014). Dugaan adanya korban lain dalam kasus pencabulan itu terungkap berdasarkan informasi dan penelusuran Tim Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Kota Banda Aceh. “Bukan dua anak itu saja, melainkan ada tiga anak SD lainnya yang ikut menjadi korban. Tapi, yang baru resmi melapor ke Unit PPA Polresta Banda Aceh baru dua orang,” kata Plh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal kepada wartawan, Senin (21/4) siang. Bahkan, lanjut Illiza, tidak tertutup kemungkinan ada korban lainnya yang mengalami nasib sama.
Menurut Illiza, bisa saja perbuatan tersebut ditutupi, baik itu datang dari si anak yang enggan mengadukan hal itu ke keluarganya atau pihak keluarganya sendiri yang malu mengungkapkan karena dianggap sebagai aib keluarga. “Kalau memang ada di antara anak-anak kita yang mengalami perbuatan serupa sebaiknya dilaporkan, jangan pernah menutup-nutupinya, agar pelaku juga bisa menerima hukuman seberat-beratnya,” kata Illiza.
Sumber :


