Kesal tanahnya dirampas tanpa ganti rugi, petani China bakar diri
https://atjehjustice.blogspot.com/2015/01/kesal-tanahnya-dirampas-tanpa-ganti.html
![]() |
| Petani China Qiang Yuan bakar diri.| Foto : Daily Mail |
Justice Globe - China, Petani China bernama Qiang Yuan, 45 tahun, membakar dirinya sendiri di tengah jalan ramai setelah pejabat lokal tidak juga memberinya ganti rugi setelah tanahnya diambil buat pembangunan jalan tol.
Warga yang melihat kejadian itu menyaksikan Qiang mencurahkan minyak ke sekujur tubuhnya lalu menyalakan korek, seperti dilansir koran the Daily Mail, Jumat (16/1).
"Saya baru saja mau pergi ke sebuah toko ketika mendengar orang-orang berteriak," kata seorang pembeli bernama Wen Ko. "Waktu saya berbalik saya melihat bola api besar. Lalu saya baru sadar, ada orang sedang duduk yang membakar dirinya. Seorang petugas mencoba mematikan api tapi dia tetap bertahan duduk ketika api membakar kulitnya."
Qiang sebelumnya dijanjikan akan mendapat ganti rugi atas tanah miliknya, tapi hingga berbulan-bulan janji itu tidak ditepati dan permintaannya tetap tidak digubris.
Setelah kesabarannya habis Qiang membeli minyak dari sebuah toko, lalu berjalan ke depan gedung dewan lalu mulai membakar tubuhnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia dalam kondisi kritis.
"Dia menderita luka bakar 70 persen di tubuhnya. Tapi untung dia masih selamat berkat pertolongan petugas keamanan," kata juru bicara rumah sakit.
"Dia sangat marah dan kesal. Dia terus-terusan bilang dia dicurangi. Kami tidak punya banyak uang dan sangat butuh duit itu karena kehilangan banyak pendapatan dari tanah yang dijual," kata istri Qiang, Ling Cheng, 40 tahun.
"Dia bilang akan menemui seseorang untuk mencari tahu masalahnya. Saya tidak menyangka dia melakukan ini." | Merdeka.com
Tags : #Petani #Bakar Diri #Bunuh Diri



