JK yakin kasus Budi Gunawan tidak munculkan kembali cicak vs buaya
https://atjehjustice.blogspot.com/2015/01/jk-yakin-kasus-budi-gunawan-tidak.html
| Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla |
Justice National - Jakarta, Wakil Presiden Jusuf Kalla yakin proses hukum Komjen Budi Gunawan tidak akan menambah ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian. Ketegangan antara kedua lembaga penegak hukum tersebut pernah terjadi beberapa waktu lalu yang memunculkan istilah cicak vs buaya.
"Enggak lah, jangan lupa di KPK juga banyak orang Polri. Setengah dari orang KPK itu orang Polri, masa tegang-tegangan. Ya dulu (sempat tegang), sekarang enggak lah. Kan sudah dijelaskan tidak ada cicak, tidak ada buaya itu," jelas JK di kantornya usai menyambangi kantor Presiden, Jakarta, Kamis (15/1).
JK menegaskan, meski yang ditetapkan sebagai tersangka adalah jenderal Polri, namun KPK tidak mengincar sosok jenderal Polri. "Yang diincar (KPK) orang bersalah bukan jenderalnya," tegas JK.
JK mengatakan, pemerintah tidak akan ikut campur proses hukum yang berjalan dan melibatkan Budi Gunawan. Namun, JK menegaskan, proses hukum harus berjalan secara adil dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"Itu kan urusan hukum lah. Kita tidak ingin campuri, yang penting fair ya. Ya tentu (azas praduga tak bersalah). Kalau tidak pakai itu, kita tangkap saja Anda semua hari ini kan. Negara hukum bagaimana caranya," ucap JK. | Merdeka.com


