Geudumbang, Alat Musik Ala Apa Kaoy
https://atjehjustice.blogspot.com/2015/01/geudumbang-alat-musik-ala-apa-kaoy.html
| Apa Kaoy dan Geudumbang (alat musiknya) |
Justice Aceh - Banda Aceh, Bagi anda pencinta seni tutur, tentu mengenal sosok ini. Namanya Muhammad Yusuf Bombang atau lebih dikenal dengan sebutan Apa Kaoy. Seniman yang kerab mementaskan ragam hikayat Aceh di event-event besar yang bertajuk budaya.
Seperti dikutip dari habadaily.com, Kamis (29/1/2015). Apa Kaoy membuka cerita soal alat musik yang belakangan selalu menemaninya ketika berada di pentas. Kata dia, alat musik tersebut merupakan buah karya tangannya sendiri. Alat musik itu diberi nama 'Geudumbang' atau Gendang Dombang.
"Ini saya ciptakan karena kebingungan saya setiap kali manggung, gak ada (alat musik) yang bisa iringi hikayat yang saya bawakan," kata Apa Kaoy.
Sebab itulah, Ia kemudian berinisiatif menciptakan sebuah alat musiknya sendiri. Dikatakan Apa Kaoy, proses pembuatan Geudumbang dilakukan sejak awal 2011. Ide awal akan pembentukan alat musik didapat dari warung kopi.
Saat itu Apa Kaoy tak sengaja memukul-mukul meja warung kopi, sama seperti memainkan gendang.
"Ternyata meja kupi itu bisa menyajikan suara gendang yang menarik. Dari situ saya mencoba berpikir bagaimana meja kupi bisa dibawa ke pentas," ujarnya.
Iapun membuat meja kupi lebih kecil. Ukurannya sekitar 30 x30 centimeter. Meja itu kemudian dikombinasikan dengan sejumlah alat kesenian Aceh. Jika dilihat dari bentuknya yang petak, Geudumbang sepintas persis seperti sebuah loudspeaker.
Geudumbang Ala Apa Kaoy sebenarnya sebuah alat musik perkusi yang dikombinasikan dengan sejumlah alat musik seperti rapai, tamborin dan beberapa alat musik lainnya yang terbuat dari kayu, kulit kambing, karet, besi, bambu dan kaleng. Semuanya ada 13 jenis alat yang dijadikan satu.
"Alhamdulillah, kini dari meja kupi sudah menjadi sebuah alat musik perkusi,” katanya.
Tags : #Rebana #Musik


