.

Politikus Gerindra Sebut Kartu Sakti Tak Bisa Jadi Kompensasi Kenaikan Harga BBM


Justice Politics - Jakarta, Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika menyebutkan, program 'kartu sakti' Presiden Joko Widodo tidak bisa menjadi kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Kalau kompensasi model seperti itu, sebenarnya juga sudah dilakukan pada masa pemerintahan Presiden SBY kemarin. Tapi itu hanya untuk meredam sementara," kata politikus Gerindra itu saat dihubungi, Selasa (18/11/2014) seperti dilansirkan Tribunnews.com.

Lebih lanjut Kardaya menambahkan, dari sisi anggaran, alokasi pemberian bantuan melalui kartu-kartu tersebut tidak jelas. Pasalnya, hal itu belum diatur di dalam APBN sebelumnya. Sehingga tidak heran, menurut dia, apabila diantara menteri-menteri Jokowi tidak sinkron dalam memberikan pernyataan terkait sumber pendanaan kartu bantuan tersebut.

"Sekalipun sekarang duitnya ada, tapi pos anggarannya tidak ada. Jadi tidak heran kalau satu menteri bilang dananya dari CSR untuk kartu-kartunya, di sisi lain ada yang bilang diambil dari dana yang lain," katanya.

Diketahui, Presiden Jokowi meluncurkan program tiga kartu unggulannya yang menjadi kompensasi bagi kenaikan harga BBM yang dia sebut sebagai pengalihan subsidi ke sektor produktif ini. Tiga kartu itu adalah Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar.

Setelah pengumuman kenaikan harga BBM, kemarin Senin (17/11/2014) malam, pemerintah langsung bertindak cepat. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengumumkan, jika mulai hari ini, Selasa (18/11/2014), ketiga kartu itu segera didistribusikan hingga 2 Desember mendatang. Bagi masyarakat yang telah memiliki kartu tersebut, maka dapat langsung mencairkannya di Kantor Pos. Sementara bagi yang belum, warga dapat menggunakan Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

Sementara itu Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, di Indonesia, yang berhak mendapatkan KKS, KIS, dan KKP sebanyak 15,6 juta kepala keluarga yang miskin. Menurut dia, kompensasi yang diberikan sekarang ini jauh lebih besar daripada dampak inflasi yang ditimbulkan dari kenaikan harga BBM.



Tags :     #Joko Widodo       #Kartu Indonesia Pintar.

Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Politik 6694080437057650466

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item