.

Ibu Kota Kabupaten Passuruan Pindah ke Bangil

Ibu Kota Kabupaten Passuruan Pindah ke Bangil
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf
Justice Regional - Pasuruan, Kecamatan Bangil akan ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Pasuruan pada 2015. Kepastian itu didapat setelah Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, bertemu Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (17/11/2014).

“Kedatangan kami disana mendapat apresiasi. Kami dianggap serius menindaklanjuti wacana menjadikan Bangil sebagai Ibu Kota Kabupaten Pasuruan,” ujar Irsyad, Sabtu (22/11/2014), ditemui usai membuka acara di Taman Dayu, Pandaan.

Seperti dilansirkan Tribunnews.com, Pemkab Pasuruan, sudah melakukan sejumlah persiapan menuju Bangil sebagai ibu kota, sejak beberapa tahun lalu.

Dimulai dengan memindahkan perkantoran Pemkab Pasuruan yang semula berada di Kota Pasuruan, ke area Kompleks Perkantoran Pemkab, Raci, Bangil.

Misalnya, Kantor Badan Perizinan dan Penanaman Modal (BP3M) yang saat ini berada di Kota Pasuruan, akan dipindah akhir tahun ini.

Begitu juga dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kantor Arsip dan Perpustakaan, Kantor KB dan Pemberdayaan Perempuan juga akan dipindahkan menjadi satu di area Kompleks Perkantoran Raci Bangil, pada 2015.

Untuk mempermudah pelayanan, Kantor Bupati dan Sekretariat juga akan pindah secara bertahap di bekas Gedung RSUD Bangil yang saat ini dipakai sebagai kantor beberapa instansi.

Antara lain, Kantor Dinas Kesehatan, PMK Kabupaten Pasuruan, PMI Kabupaten Pasuruan, Kantor Arsip dan Perpustakaan, serta Kantor KB dan PP.

“Untuk Detail Engineering Design (DED)-nya sudah ada. Posisinya memang akan ditempatkan di eks RSUD Bangil. Untuk anggarannya akan disiapkan secara bertahap,” terang Bupati.

Dikatakan Bupati, pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan juga menjadi bukti keseriusan Pemkab Pasuruan menunjang persyaratan Bangil menjadi Ibu Kota Kabupaten Pasuruan.

Dirinya berharap, Presiden Joko Widodo bersedia menyetujui rencana besar ini dan ditetapkan secepatnya.

“Mudah-mudahan nanti bisa masuk dalam Progam Legislasi Nasional (Prolegnas). Kabupaten Pasuruan punya peluang besar, selama ini aset yang kita lebih banyak berada di kabupaten dibandingkan dengan di kota,” katanya.

Dari hasil pertemuan dengan Tim Kemendagri di Jakarta, Pemkab Pasuruan juga disarankan segera menyiapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Amdal Lalu-Lintas yang lengkap, sehingga saat tim melakukan peninjauan, dapat segera dilaporkan.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, khususnya masyarakat Bangil dan sekitarnya, mari bersama-sama mendorong percepatan Bangil menjadi ibu kota," imbuhnya.



Tags :   #Pasuruan       #Irsyad Yusuf

Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Regional 5361332766757361484

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item