.

Diduga jumlah korban dukun cabul di Semarang lebih dari 4 orang

Ilustrasi 
Justice Regional - Semarang, Aparat Polsek Gayamsari Semarang Jawa Tengah menduga jumlah korban pencabulan yang dilakukan Budiyono (40), seorang dukun panggilan warga Bugangan, bisa bertambah. Dugaan ini muncul dari hasil penyelidikan di mana keempat korban sebelumnya melapor ke polisi secara bergantian.

"Ya, ada indikasi jumlah korbannya bisa bertambah karena saat ini sudah ada empat wanita paruh baya yang melapor ke sini," kata Kanit Reskrim Polsek Gayamsari, AKP Suharta, saat menyelidiki kasus pencabulan tersebut di Mapolsek Gayamsari, Minggu (16/11/2014) dilansirkan Merdeka.com.

Setelah praktik dukun cabul ini terbongkar, Suharta meminta kepada warga Semarang dan sekitarnya bila pernah menjadi korban dukun tersebut agar segera melapor ke kantor polisi. "Jadi, kami minta warga yang pernah dikerjain oleh pelaku supaya melapor kepada kami," tegas Suharta.

Suharta menyebut, pelaku sengaja menyetubuhi keempat korbannya dengan modus penyembuhan penyakit. "Setelah dirayu, korban disuruh melepaskan semua pakaiannya lalu mula-mula digerayangi kemudian payudaranya diisap selanjutnya alat vital korban dijilat berulang kali hingga digauli. Saat melakukan tindakan tak senonoh itu, tiga korban bisa diperdaya namun satu orang berontak dan lari keluar kos-kosan tanpa sehelai pakaian pun," jelas Suharta.

Akibat ulah cabul terhadap empat wanita tersebut, Budiyono terancam dijerat Pasal 378 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencabulan. Dukun cabul itu dibekuk siang tadi.


Tags :  #Dukun Cabul     #Cabul

Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Regional 8543172858867603510

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item