Guru Honorer Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/10/guru-honorer-akhiri-hidupnya-dengan.html
| Ilustrasi |
Justice Regional - Baturaja, Pristiwa memilukan menimpa Tedi Apria Eko Putra (24), guru honorer di salah satu SMP Negeri di Kota Baturaja ini diduga mengambil jalan pintas dengan cara gantung diri.
Pria malang ini ditemukan tergantung di plafon rumahnya di Simpang 4 Air Pauh, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) Rabu (8/10/2014). Korban pertama kali ditemukan oleh Yanto, teman korban yang datang ke rumah korban pukul 14.30.
Seperti yang dilansirkan Tribunnews.com, Rabu (8/10/2014). Yanto yang bermaksud main ke rumah korban beberapa kali memanggil dari luar rumah namun korban tidak menjawab. Karena pintu rumah tidak terkunci, Yanto lalu langsung masuk kedalam rumah sambil terus memanggil nama Yanto. Namun tetap tidak ada jawaban, betapa terkejutnya Yanto menyaksikan korban sudah terbujur kaku dengan leher terikat tali tambang.
Yanto langsung berteriak minta tolong, akhirnya teriakan Yanto didengar warga lalu Yanto dibantu warga langsung menurunkan tubuh korban. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit Tingkat IV Dr Noermir Baturaja, namun setelah diperiksa dokter ternyata korban memang sudah tidak bernyawa lagi.
Setelah dilakukan visum luar oleh dokter ditemukan luka bekas jeratan tali di leher dan dari kemaluan korban mengeluarkan cairan (air mani—red). Selanjutnya jenazah korban dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH yang dikonfirmasi mengatakan, dugaan sementara korban tewas bunuh diri karena tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut Kapolres, dari keterangan keluarga dan teman-temannya mengatakan korban sehari-hari dikenal sebagai pribadi yang baik dan supel.


