Wali Kota Bogor tak gentar Tolak Pilkada tak Langsung
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/09/wali-kota-bogor-tak-gentar-tolak.html
Wali Kota Bogor Bima Arya
Justice Politics- Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya dengan tegas menolak pemilihan kepala daerah dipilih DPRD. Walaupun tak sejalan dengan partainya yang getol mendukung pilkada tak langsung.
Bima yang merupakan kader Partai Amanah Nasional (PAN) juga mengaku, meskipun Ia tidak mendukung pilkada tak langsung namun ia tak akan kelura dari PAN.
"Saya tidak mau berandai-andai, yang pasti saya pendiri PAN, saya menjadi wali kota karena PAN, dan sekali matahari tetap matahari, tidak akan saya keluar dari partai. Kita lihatlah bagaimana dinamika partai selanjutnya," kata Bima Arya kepada wartawan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.
Seperti yang kutip dari Merdeka.com, Kamis (11/9/2014). Bima juga mengaku siap dipecat dari PAN bila perbedaan pandangan ini tidak bisa diterima oleh partainya.
"Saya tidak berpikir keluar dari partai, tapi kalau partainya memberikan sanksi karena saya berbeda pendapat, ya harus siap. Tapi tidak terpikir sedikit pun untuk keluar dari partai," tegasnya.
Menurut Bima, jika pemilihan kepala daerah dikembalikan kepada DPRD maka rakyat tidak bisa menentukan siapa pemimpin yang ia inginkan. Otomatis, hak-hak setiap warga sebagai inti proses demokrasi dirampas.


