Lagi, Napi Kabur Dari Rutan Idi
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/07/lagi-napi-kabur-dari-rutan-idi.html
Ka Rutan Idi, Yusnaidi menunjukkan lokasi tahanan kabur. Foto dok harianaceh.co/Isda
Justice Aceh - Aceh Timur - Seorang narapidana kasus pencurian, M Nasir bin Yusuf, warga Seumali kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, berhasil kabur dari Rumah Tahanan Idi dengan cara memanjat dinding tembok rutan, Kamis (10/7) sekira pukul 19.30 wib.
Kepala Rutan Idi, Yusnaidi membenarkan kasus kaburnya napi tersebut. Menurutnya terpidana yang divonis majelis hakim 2 tahun 6 bulan itu, kabur di tengah derasnya hujan yang mengguyur Aceh Timur.
Ia telah melaporkan kaburnya napi ini pada atasan dan kepolisian, dan saat ini pelaku dalam pengejaran.
” M.Nasir di vonis 2,6 tahun, dan sudah menjalani hukuman hampir setahun, bahkan dia sudah kita perbantukan dalam lingkungan Rutan, tapi malah dia kabur, ” kata Yusnaidi. Seperti dilansir harianaceh.co, Jumat (11/07/2014) Sebelumnya, dua tahanan titipan Jaksa dan polisi juga berhasil kabur dari Rutan ini. Seorang berhasil menghilang, namun seorang lainnya bernasib naas, karena terjatuh dari atap rutan dan tewas mengenaskan.
Tahanan yang lolos adalah Rasyidin Bin Amiruddin, (23), warga Desa Kuala Bugak, Peureulak Kota, Aceh Timur yang merupakan tahanan titipan kejaksaan Negeri Idi. Terdakwa kasus perampokan ini memanjat dinding dapur rutan, naik ke atap utama, lalu melompat ke bawah dan kabur.
Sementara Zulkifli alias Don Bin Amiruddin (44), warga Desa Uteun Dama kecamatan Peureulak Kota. Tahanan titipan Polsek Peureulak Kota ini mencoba mengikuti jejak Rasyidin melompat dinding dapur. Namun apa lacur ia terjatuh saat melompati atap gedung.
Zulkifli menderita luka berat, dan kemudian menghembuskan nafas terakhir saat dalam perawatan di RSU Idi. Menurut dokter, Don terluka berat di bagian kepala setelah sempat dirawat selama lima jam.


