.

Kakek Cabuli Siswi SMP Delapan Kali

Justice Regional - Tapteng - Seorang kakek berisial HP (73), warga Desa Nagatimbul, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah (Tapteng), mencabuli siswi SMP yang masih tetangganya sebut saja Bunga (15).

HP disidang di Pengadilan Negeri Sibolga, akibat perbuatan bejatnya, Kamis (10/7). HP mengakui perbuatan bejatnya itu.

“Saya melakukan cabul kepada dia (korban,red) karena dia selalu datang ke rumah saya untuk meminta uang dan saya pun selalu memberikan dia uang Rp20 ribu,” ujar terdakwa.

Seperti diberitakan jpnn.com , Jumat (11/07/2014) Perbuatan tersebut dilakukan, alasannya, dia sudah lama tidak melakukan hubungan intim. Maka, saat korban kerap datang ke rumah HP untuk meminta uang, dia pun mengambil kesempatan untuk menyalurkan hasrat seksnya ke korban.

“Setiap dia (korban,red) datang selalu minta uang sama saya. Pung mintak uang, gitu katanya setiap datang ke rumah saya. Dari situlah awalnya, karena saya sudah lama tidak melakukan hubungan intim, makanya saya mengajak dia melakukan hunbungan intim itu,” jelasnya.

HP menuturkan, perbuatan tan senonoh terhadap korban tersebut sudah delapan kali dilakukan. Perbuatan tersebut selalu dilakukan di rumah terdakwa HP.

Di persidangan tersebut, HP mengaku menyesal atas perbuatannya. “Saya memang sangat menyesal, tapi mau gimana lagi, saya sudah pasrah,” tandasnya.

Awal terbongkarnya kasus ini, saat salah seorang tetangga memergoki keduanya (HP dan korban, red) baru ke luar dari rumah pelaku di Desa Nagatimbul, Kecamatan Sitahuis, Tapteng.

Saat itu, R br M disapa Oppung Sel, kebetulan melintas dari depan rumah pelaku. Curiga melihat perilaku keduanya, Oppung Sel kemudian melaporkan kejadian itu kepada orangtua korban.

Orangtua korban selanjutnya menginterogasi Bunga. Bak disambar petir, orangtua korban langsung lemas begitu putri kesayangannya mengaku telah dicabuli pelaku. Mendengar pengakuan itu, sontak membuat keluarga berang. Puluhan massa langsung mendatangi rumah pelaku dan nyaris menghajarnya. Namun, aksi itu urung dilakukan karena Kepala Desa Nagatimbul Baktiar Tobing, langsung menengahi keduanya. Kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Polisi Sitahuis. Tak berapa lama sejak dilaporkan, petugas datang dan langsung mengamankan pelaku.
Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Regional 6482344951657916453

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item