Dhuum... Suaranya Mengetarkan Dada
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/07/dhuum-suaranya-mengetarkan-dada.html

Justice Aceh – Sigli – Keheningan pecah ketika suara ledakan suara “BOM” terjadi. Suara ledakan menggema. Sayang, tak ada yang mengenai sasaran. Hanya suara teriakan, tepuk tangan, dan riuh yang terdengar.
Malam kedua lebaran Idul Fitri dijadikan warga Gampong Barat, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, dan sejumlah kecamatan lain di Pidie, sebagai ajang membakar karbit (teut karbet). Puluhan drum minyak disulap menjadi “senjata” yang menghasilkan dentuman dahsyat, (28/08/2014) Senin malam. Pesta semalam suntuk itu dilaksanakan untuk memeriahkan suasana lebaran.
Pantauan Atjehjustice.com di Gampong Barat, Kecamatan Pidie, tepatnya di samping sebuah bengkel mobil, terdapat tanah lapang yang dijejali belasan drum yang disulap menjadi meriam yang panjangnya antara dua hingga tiga meter.

Suara yang dihasilkan oleh meriam karbit memang luar biasa. Seperti ledakan bom saat konflik mendera Aceh. Setiap meriam diletuskan, Api besar memerah keluar dari corong meriam sampai 4 (Empat) meter lebih.

Untuk semalam bermain, dana yang dihabiskan tidaklah sedikit. “Ini sekitar 2 (dua) juta,” lanjut Ahmad. Beredar kabar, beberapa tahun silam malah dana yang dihabiskan lebih dari 5 juta. “Itu dananya dari Masyarakat kita yang nyumbang. Ada yang pulang dari Banda Aceh,atau yang merantau lah. Mereka menyumbang seiklasnya.” Kata Ahmad ketua pelaksana
Ada semacam kekompakan dalam mempersiapkan malam “istimewa” tersebut, mulai dari pendanaan yang dicari bersama, pembelian karbit, dan pembuatan diolah secara bersama oleh pemuda, lanjut Ahmad.
Arus lalu lintas dari dan menuju ke lokasi “peperangan” macet total. Sejumlah panitia dan warga terlihat berusaha untuk mengatur lalu lintas agar kemacetan parah dapat diatasi.

Tak hanya warga kawasan Kabupaten Pidie saja yang berdatangan ke lokasi teut bude tring dan karbet itu. “Saya terhibur melihat dan mendengar dentuman karbit,” kata Safwan yang datang dari Banda Aceh, pada Atjehjustice.com. “Sebelumnya tak pernah melihat langsung, hanya dengar dari orang.” Lanjutnya
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 22.57 WIB (Senin, 28/08/14) gelegar suara yang bersumber karbet masih menggelegar. Dentumannya sesekali menggetarkan bangunan. (Rin/aulia).


