Cerita batu besar berpindah di makam Kanjeng Ratu Sekar Kedaton
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/06/cerita-batu-besar-berpindah-di-makam.html

"Setiap minggu batu ini berpindah tempat. Kalau enggak percaya coba datang lagi minggu depan dan lihat posisinya di mana," ujar Anas Kasim, warga sekitar yang memandu merdeka.com ke lokasi makam keramat sambil menunjuk sebuah batu yang tertutup semak dan rumput liar. seperti yang dilansirkan Merdeka.com, Jumat (6/6/2014).
"Orang-orang yang menggali kubur di malam hari takut sekali dengan batu ini," tambah Kasim.
Diceritakannya, pernah ada yang berusaha menggali batu tersebut namun tidak berhasil. "Bagian batu yang tertanam di dalam tanah sangat besar dan tak bisa digali," ucap pria bertubuh kecil ini.
Beberapa warga yang tinggal di Kampung Kodo tak jauh dari lokasi makam permaisuri Sri Sultan Hamengkubuwono V, membenarkan perihal batu yang sering berpindah tempat tersebut. Mereka mengeramatkan dan enggan memasuki wilayah makam keluarga keraton terlebih di malam hari.
Di hari-hari tertentu seperti menjelang bulan puasa, warga secara gotong royong melakukan kerja bakti membersihkan areal makam.


