.

Rupiah Rp 11.560 Per Dolar AS


Justice Businees - Jakarta, Nilai tukar rupiah kembali terhempas dalam beberapa hari terakhir. Rupiah terus melanjutkan pelemahannya dengan melewati batas Rp 11.500 pada penutupan pekan kemarin.

Pada hari terakhir pada penutupan kemarin nilai tukar rupiah berada pada Rp 11.560 per dolar AS. Rupiah melanjutkan pelemahannya yang berada pada Rp 11.515 pada penutupan sehari sebelumnya. Pelemahan ini diakibatkan oleh data makro ekonomi yang terjadi di Eropa.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan turunnya Yuan setelah dirilisnya data CB leading economic yang dibarengi dengan pelemahan Euro membuat pelembatan terhadap laju nilai tukar rupiah.

"Akibatnya laju rupiah masih berada di zona merah. Melemahnya Euro juga disebabkan sikap menahan diri pelaku pasar jelang pemilu untuk parlemen Uni Eropa," katanya di Jakarta, seperti yang dilansirkan tribunnews.com, Senin (26/5/2014).

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga terimbas dari melemahnya dolar Australia dengan rilis penilaian akan cenderung melemahnya nilai dolar Australia pada tahun ini.

Pelemahan tersebut membuat mata uang dolar AS berbalik positif dan berimbas negatif bagi laju rupiah. Laju rupiah akan bergerak di bawah level support 11528 dengan kisaran Rp 11.580 - Rp 11.525 (kurs tengah BI).




Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Headlines 9025692723876566084

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item