.

Resmi Merapat ke Gerindra, Sekjen PPP Bela Prabowo Soal Isu HAM


Justice Politik - Jakarta - Pasca menyatakan merapat dengan Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai membela Prabowo Subianto yang kerap diserang dengan isu HAM. Sekretaris Jenderal PPP Romahurmmuziy menyadari isu kasus HAM 1998 itu sering digunakan jadi sandungan capres Gerindra tersebut.

Romy, begitu dia biasa disapa, berujar Prabowo tak sepatutnya disalahkan karena ada sejumlah perwira tinggi TNI yang juga berada di lingkungan kejadian protes tersebut.

"Kalau kita mau jujur membedah isu HAM, buka fakta dari laporan di PBB, ada 2.500 perwira, bukan cuma Prabowo. Ada juga commander responsibility, bukan Prabowo," kata dia di The Bridge Function Room, Hotel Aston, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, seperti dilansir news.detik.com, Senin (12/5/2014).

Dia juga menilai tindakan yang dilakukan Prabowo pada saat itu semata-mata karena perintah Negara. "Tidak sepatutnya dibandingkan dengan cara apple to apple, tapi sejumlah perwira tinggi berada di sana untuk bertugas yang diperintahkan Negara," ujarnya.

Hal ini disampaikan Romy hanya berselang sesaat setelah Ketum PPP Suryadharma Ali memberikan pernyataan resmi bahwa sesuai hasil musyawarah mufakat di forum Rapimnas II, PPP sudah bulat untuk mendukung Gerindra.

"Kita tidak ingin kontestasi negative campaign, tapi harus ditunjukkan apa kelebihan. Dengan demikiajn akan bermartabat dan patut dijalankan bangsa selaku sila ketuhanan di dalamnya. Pilpres, pada dasarnya bukan memilih orang berdasarkan negatif, tapi kelebihannya," imbuhnya.
Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Regional 1475547864892180297

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item