.

Korsel Sebut China Juga Protes Uji Nuklir yang Dilakukan Korut



Justice Globe - Seoul, Korea Selatan menyebut China juga sepakat menyebut bahwa aktivitas nuklir yang dilakukan Korea Utara baru-baru ini merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas regional. Aktivitas di program atom Korut mengindikasikan ibu kota negara itu, Pyongyang, sedang mempersiapkan tes nuklir keempat.

Korsel pun memprotes dan mengatakan Pyongyang tidak boleh melakukan uji coba nuklir. “Kegiatan Korea Utara bertentangan dengan sanksi PBB dan menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea,” kata Menteri Luar Negeri Korsel Yun Byung-se seperti dikutip dari Reuters, seperti yang dilansirkan News.detik.com, Selasa (27/5/2014)

Menteri Luar Negeri China Wang Yi bertemu Menlu Korsel Yun Byung-se dan membahas program nuklir Korut tersebut, Senin (26/5/2014) kemarin. Menurut Yun, kedua negara juga sudah setuju untuk meningkatkan kerjasama untuk menentang uji coba nuklir tersebut.

China, yang jadi satu-satunya sekutu Korut, biasanya sangat hati-hati berpendapat soal program atom Pyongyang. China menginginkan kawasan Semenanjung Korea bebas nuklir. Dikatakan Byung-se, akan lebih baik jika enam mitra regional termasuk AS dan Korut, bisa kerjasama dan melanjutkan perundingan enam pihak terkait penutupan program nuklir.

Perundingan itu yakni kesepakatan yang sempat dibuat tahun 2005. Isinya, negara mitra sepakat untuk memberikan bantuan ekonomi ke Korut jika program nuklir dihentikan. Tetapi, pada 2008, kesepakatan itu dinyatakan batal oleh AS dan Korut. Sejak saat itu, Korea Utara lantas terus mengirimkan ancaman untuk hancurkan AS dan Korsel dengan program nuklirnya.




Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Headlines 7433358141979732868

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item