.

Keputihan Kronis Bisa Jadi Pemicu Wanita Susah Punya Anak

Gambar Ilustrasi  @ Foto health.detik.com

Justice Health - Wanita sering kali dikeluhkan dengan Keputihan, apalagi bila berbau dan menimbulkan rasa gatal yang mengganggu. Keputihan yang berbau dan gatal bukanlah hal yang normal. Bila dibiarkan terus terjadi tanpa diobati, bisa menjadi kronis dan menyebabkan infeksi naik ke saluran reproduksi. Akibatnya tidak hanya rasa kurang nyaman, tapi juga bisa jadi pemicu penyakit radang panggul.

"Keputihan kronis, keputihan yang kekuningan, bau dan gatal itu bisa naik ke atas, bisa menyebabkan infeksi di saluran reproduksi," jelas dr Gita Pratama, SpOG., MRepSc, saat ditemui dalam acara Talkshow 'Reproduksi Sehat, Keluarga Hangat' di The Only One Club, FX Plaza, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, seperti yang dilansir health.detik.com, Senin (26/5/2014).

Penyakit radang panggul atau yang dikenal dengan Pelvic inflammatory disease (PID) adalah infeksi pada organ reproduksi wanita. Hal ini biasanya terjadi ketika bakteri menular seksual menyebar dari vagina ke rahim dan saluran kelamin bagian atas.

Terjadinya infeksi di saluran reproduksi menurut pria yang akrab disapa dr Tomi ini bisa berakibat buruk. Sebab, infeksi bisa menimbulkan luka yang akhirnya memicu reaksi imunitas dan menyebabkan jaringan parut. Nah, jaringan parut inilah yang akhirnya menutup saluran tuba dan menjadi penyebab infertilitas (ketidaksuburan) pada wanita.

Lantas bagaimana membedakan keputihan yang normal dan abnormal?

"Keluarnya lendir pada pertengahan siklus (haid) adalah normal, karena itu tanda ovulasi," tutur dr Tomi yang praktik di RSCM Kencana.

Pelendiran yang terjadi menjelang haid juga normal. Menurut dr Tomi, pelendiran vagina dikatakan abnormal bila disertai bau amis, rasa gatal dan berwarna kekuningan.



Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Sehat 8724487048057297387

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item