Jokowi Diyakini Tidak Lemah, JK Tak Bakal Mendominasi
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/05/jokowi-diyakini-tidak-lemah-jk-tak.html
Jokowi dan Jusuf Kalla Foto : Detik.com
Justice Politik-Jakarta - Mengerucutnya bakal calon wakil presiden yang akan diusung PDI Perjuangan, Jusuf Kalla, telah menimbulkan kekhawatiran sebagai kalangan. Namun kecemasan JK akan dominan terhadap Jokowi jika nanti JK benar dipinang PDIP dianggap sebagai ketakutan yang tidak berasalan.
Pakar psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk mengingatkan bahwa bukankah secara konstitusi wewenang wakil presiden tergantung "penugasan" oleh presiden.
"Kalau presidennya tegas, kepemimpinannya determinatif, peluang wapres mengambil alih kecil," kata Hamdi, seperti dilansir detik.com, Senin (5/5/2014).
Kecuali, Hamdi menekankan, presidennya lemah. "Saya tidak percaya Jokowi itu lemah. Ia (Jokowi) determinatif sekali," tegas dia.
Hamdi mencermati kombinasi pasangan Jokowi-JK adalah ideal, sebagai duet yang akan membawa perubahan. "Persis seperti pasangan Obama-Joe Bidden di US, kebetulan jarak usia keduanya sama dengan pasangan Jokowi-JK," Hamdi mengungkapkan.
Jadi, dia menegaskan, kekuatan JK akan menutupi "kelemahan" umur biologisnya yang sudah tua. "Yang perlu menjadi catatan juga yaitu stamina fisik JK masih prima di usia 72 tahun ini," kata Hamdi.
Pertemuan JK dan Jokowi pada Sabtu lalu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menguatakan sinyalemen bahwa keduanya bakal berduet di ajang pemilu presiden 9 Juli nanti. JK dan Jokowi yang sama-sama berpakaian putih menebar senyum lepas dan keduanya melakukan pembicaraan tertutup di ruangan VIP Halim.
|detik.com


