.

Jawaban Dahlan dana Rp 8,5 M Anas ngalir ke grup Jawa Pos


Justice National - Jakarta, Grup media Jawa Pos milik Dahlan Iskan disebut-sebut mendapatkan aliran dana hasil korupsi dari Anas Urbaningrum. Namun Dahlan mengaku belum mengetahui dan mempertanyakan dana tersebut untuk apa.

"Saya belum tahu soal itu, uang itu buat apa dulu," kata Dahlan di di Sela Kongres Relawan DI, di SICC Sentul, Bogor, Seperti yang dialnsirkan Merdeka.com, Sabtu (31/5/2014).

Menurutnya, jika dana tersebut untuk pemasangan iklan di surat kabar Jawa Pos, dinilai tidak terlalu besar. "Kalau duit itu buat iklan saya rasa gak fantastis. Pasang iklan kan bisa di mana saja, apalagi kalau televisi jumlahnya bisa sangat besar," paparnya.

Dahlan membantah jika medianya tersebut menerima aliran dana korupsi dari Anas Urbaningrum. "Makanya saya tanya, kalau kepentingannya untuk pasang iklan saya rasa tidak ada yang salah," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sidang dakwaan terhadap Anas Urbaningrum di pengadilan Tipikor, Jumat (30/5) kemarin, menyebutkan ada aliran uang dari hasil korupsi Anas dalam mengatur proyek-proyek pemerintah kepada media massa nasional. Anas menggelontorkan Rp 8,5 miliar kepada grup media Jawa Pos dan surat kabar Rakyat Merdeka. Ongkos itu dibayar sebagai biaya komunikasi media.



Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Nasional 5561661940372189428

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item