.

Golkar Siap Tunggu Munculnya Capres Muda dari Konvensi Demokrat

Justice Politik - Jakarta - Partai Golongan Karya sejauh ini masih belum juga mendapat mitra koalisi. Golkar, yang memiliki kesamaan sikap dengan Partai Demokrat soal nasionalisasi aset dan UUD 1945 saat ini memfokuskan untuk menjalin koalisi dengan partai yang memiliki kesepahaman.

Juru bicara Partai Golkar Tantowi Yahya menyatakan koalisi dengan partai apapun sampai saat ini masih terbuka. "Posisi capres ataupun cawapres adalah produk atau kesepakatan dari koalisi tersebut," kata Tantowi, Seperti dilansir detik.com, Senin (12/5/2014).

Partai Golkar saat ini mengesampingkan soal posisi capres dan cawapres yang selama ini menjadi incarannya. "Jadi yang penting sekarang koalisinya," ujar Tantowi.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Golkar ini tak menepis adanya opsi untuk mendorong munculnya kaum muda sebagai capres atau cawapres. "Bisa saja," ucap anggota Komisi I DPR ini.

Tantowi juga mengatakan partainya tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat terkait hasil konvensi capres dari Demokrat yang sebentar lagi bakal diumumkan. "Kan semua serba mungkin di politik," tutur dia.

Terkait adanya janji seorang capres yang hendak menasionalisasi aset dan kembali ke UUD '45 yang lama, Golkar dan Demokrat sama-sama menolak keras. Baik Demokrat mau Golkar menilai janji capres tersebut membahayakan bagi bangsa dan negara. Golkar sangat setuju dengan pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menentang keras janji dari capres yang ada saat ini.
Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Regional 8035043222194978330

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item