.

Rektor UIN : Lihat Efek 5 Tahun ke Depan Bagi Aceh


Rektor UIN

Justice Aceh - Banda Aceh -Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Farid Wajdi Ibrahim MA mengimbau masyarakat Aceh cerdas dalam menyikapi peta politik saat ini, terutama soal siapa presiden yang akan dipilih untuk memimpin bangsa Indonesia lima tahun ke depan.

Menurutnya, saat menentukan dukungan, rakyat Aceh perlu melihat efek apa yang akan terjadi lima tahun ke depan atas apa yang menjadi pilihannya, termasuk pada nama sejumlah calon yang sudah muncul dan dimunculkan ke publik selama ini.

“Marilah kita melihatnya secara cerdas, kita pilih dengan melihat efek lima tahun ke depan bagi Aceh, apa yang akan terjadi itu harus diperhatikan. Sebab efeknya besar bagi kemaslahatan Aceh,” ujarnya. Seperti dilansir dari aceh.tribunnews.com, Selasa (29/04/2014)

Ia mengatakan, secara umum masyarakat Indonesia saat ini termasuk di Aceh masih banyak masuk dalam kategori kelas menengah ke bawah, minim pengetahuan politik dan bahkan minim secara ekonomi. Golongan masyarakat seperti ini, kata Farid lebih menyukai memilih apa yang dilihat secara kasat mata.

“Hal ini tidak aneh, karena secara umum pandangan masyarakat ya begitu melihat yang tampak saja di permukaan, itu yang mereka pilih.

Dikatakan Farid, rakyat Indonesia saat ini tidak beda seperti zaman ketika Amin Rais muncul di awal masa reformasi yang begitu dielu-elukan karena muncul melawan ketidakadilan saat itu.

“Kita sikapilah bersama-sama, kita harus melihat secara cerdas siapa yang akan kita pilih ke depan untuk kemaslahatan Aceh, karena pilihan ini akan berefek bagi kita,” ujarnya.

Mengamati peta calon yang telah muncul saat ini, Farid Wajdi mengatakan situasi masih akan berubah hingga hari pemilihan presiden nantinya. Namun beberapa nama calon yang selama ini giat mencitrakan diri, menurut Rektor UIN ini masing-masing memiliki kelebihan sebagaimana yang bisa dilihat publik selama ini.

“Jokowi punya pemilih sealiran dan seidiologi dan tentu dengan timnya yang terus bekerja termasuk di Aceh, Prabowo juga demikian ia tidak kurang. Banyak pendukungnya di mana-mana, ia orang lapangan, kekuatan ia di Jawa juga patut diperhatikan. Ia memiliki gerakan yang terus dikembangkan sejak lama.

“Kalau di Aceh, kita melihat dua-duanya samalah. Tapi pada saat ini, kita orang Aceh sebagian tidak merasakan langsung apa yang pernah terjadi di masa lalu,” katanya saat menyinggung sosok Prabowo seraya menambahkan yang merasakan pun sudah tertebus dengan keadaaan hari ini dan sudah dianggap selesai. “Sekarang kita melihat mereka bisa satu majelis dan sudah selesai hal ikhwal masa lalu, jika kita lihat situasi saat ini seperti yang sudah kita lihat kemarin-kemarin menjelang pemilu,” demikian Farid.

Baca Juga Berita ini close button minimize button maximize button

Berita Lainnya

Politik 111598321757515389

Justice Terkini



Berita Sebelumnya...

Berita Foto


Translate

.
item