Gadis Aceh Menjadi Yang Terbaik Di Program Kementrian Luar Negeri Jepang
https://atjehjustice.blogspot.com/2014/03/adsbygoogle-window_19.html
Sumber Foto aceh.tribunnews.com
Jehan Maisarah
Justice Aceh - Tokyo - Gadis cantik asal Aceh bahagia bukan main setelah ia terpilih menjadi satu di antara peserta program terbaik dikirim secara gratis ke Jepang dalam program Jenesys2.0Asean.Berita dari aceh.tribunnews.com, Selasa (19/3/2014). Gadis tersebut bernama Jehan Maisarah, kelahiran Aceh 15 Juli 1991. Kini Jehan masih tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Syiah Kuala. Ia yang berbekal kepintaran dan kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik, Jehan terpilih di antara 24 siswa Indonesia yang menjadi peserta program. Ia tiba di Tokyo sejak 11 Maret dan akan pulang pada 20 Maret.
Meski sangat menyukai Jepang, Jehan tetap ingin mengabdi di Indonesia sebagai Guru bahasa Inggris di masa depan.
"Ya cita-cita saya memang demikian," tekannya lagi. Jehan menceritakan pengalamannya saat tsunami menyapu Aceh di masa lalu. Ia merasa bersyukur, seluruh keluarganya selamat dari bencana tersebut.
"Kami banyak belajar dari kejadian bencana alam tersebut dan kini saya banyak belajar dari Jepang, semoga bisa diterapkan di Indonesia ilmu yang saya peroleh di Jepang ini."
Jehan memang sempat mendatangi sejumlah pusat pendidikan bencana alam di Jepang di antaranya Kota Tokyo, Kota Asahi, dan Kota Chosi. Selama seminggu di sana, Jehan mengaku mendapat banyak pengalaman dan pelajaran baru. Satu di antaranya adalah etos kerja.
Jehan menilai orang Jepang adalah pekerja keras mulai dari pagi sampai malam. Hal ini, katanya, berbeda dari etos orang Indonesia yang seolah hanya punya jam kerja pendek. Perbedaan juga terlihat dari cara mereka menghargai waktu. Orang Jepang, katanya, punya sangat tepat waktu.
"Seolah benar-benar time is money. Di Indonesia wah lambat kerjanya," tekannya lagi. Orang Jepang juga sangat menghargai satu sama lainnya, sangat bersahabat, bahkan juga sangat kutu buku.
Sumber :
-aceh.tribunnews.com



